Mengenal Burung Poksay, Makanan, Harga dan Suara

Diposting pada

Bisa dibilang sebagian besar pecinta burung mengenal aves yang bernama burung Poksay. Hal ini tidak lain karena burung satu ini memiliki keunikan tersendiri yang membuatnya berbeda dengan jenis lainnya. Misalnya saja pada bentuk fisik yang indah serta suara kicauannya yang begitu lantang. Jadi tak heran bila banyak menganggap aves ini sebagai burung kicau masteran. Berikut ulasannya.


Mengenal Lebih Dekat dengan Poksay

Menjadi salah satu hewan endemik Indonesia, Poksay memiliki habitat yang berada di hutan primer maupun sekunder. Sementara tempat yang paling disukainya yaitu pepohonan yang rindang atau lebat serta semak belukar. Apalagi hutan yang sangat dekat dengan sumber mata air seperti tepi sungai ataupun air terjun yang mengalir deras, menjadi tempat paling favorit bagi Poksay.

Dalam kehidupannya, burung kicau satu ini hidup secara berkoloni atau berkelompok. Jadi jangan heran, bila kerap kali menemukan burung yang memiliki postur cukup besar ini dalam jumlah banyak sedang beterbangan. Meskipun begitu, burung Poksay pula mampu bertahan hidup dalam kurun waktu yang cukup lama ketika sedang sendirian.

Layaknya burung pada umumnya, Poksay juga memiliki beragam spesies dengan keunikan dan ciri khasnya masing masing. Diantaranya yakni Poksay Jambul Putih, Poksay Hitam, Poksay Hongkong, Poksay Sumatera, Poksay Mandarin, Poksay Mantel. Semua jenis Poksay tersebut merupakan burung endemik yang bisa dijumpai dengan sangat mudah di dataran nusantara.

Sementara spesies dari luar negeri yang memiliki ketenaran di kancah burung kicau tanah air yakni Lesser Necklaced Laughingthrush dan Spotted Laughingthrush. Dimana kedua jenis tersebut dapat ditemui di sebagian besar kawasan Asia seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, China, Vietnam, Filipina, Kamboja, dan masih banyak lagi lainnya.

Baca Terus Guys ! . . .  Inilah Mitos Burung Bubut, Makanan, Harga dan Suara

mengenal-poksay

Makanan dari Poksay

Burung Poksay di habitat aslinya, sangat menyukai beragam jenis makanan mulai dari serangga hingga buah buahan. Misalnya saja buah yang paling digemari oleh Poksay yakni pepaya, pisang, mangga, dan apel. Sementara untuk jenis serangga yang kerap disantap oleh burung kicau satu ini yakni jangkrik dan ulat hongkong. Bisa dibilang, serangga ini digunakan sebagai sumber protein hewani bagi Poksay.

makanan-poksay-serangga

Selain serangga dan buah, anda pun bisa memberikannya voer sebagai pakan tambahan guna melengkapi nutrisi, vitamin, dan mineral bagi kesehatannya. Atau memberikan pellet yang mana tidak jauh beda dengan voer lantaran mengandung vitamin dan nutrisi lengkap. Perlu anda ketahui, jika voer dan pelet tersebut sangat berpengaruh terhadap kemampuannya untuk berkicau.

makanan-burung-poksay

Suara Kicauan Poksay

Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya, bila Poksay termasuk ke dalam deretan burung kicau dengan suaranya yang sangat nyaring dan lantang. Bahkan tatkala mengeluarkan kicauan nan merdunya tersebut, Poksay akan membentangkan sayapnya layaknya burung garuda. Bahkan ada kalanya ia akan bergaya memutar mutarkan tubuhnya dengan sangat indah.

Harga yang Ditawarkan Untuk Poksay

Tidak jauh berbeda dengan burung pada umumnya, Poksay juga dibanderol dengan harga yang beragam menyesuaikan kriteria serta kemampuan yang dimilikinya. Mulai dari asal keturunan, kemurnian, usia burung, teknik perawatan burung, kelincahannya, dan masih banyak lagi lainnya. Bila anda termasuk orang awam, alangkah baiknya meminta bantuan kepada orang yang paham.

Hal ini perlu dilakukan, agar anda bisa mendapatkan burung Poksay dengan kualitas terbaik. Bukan hanya mengenai kriteria dan kemampuan semata, perkara jenisnya juga menjadi hal yang perlu dipertimbangkan. Pasalnya, jika dilihat secara keseluruhan Poksay dibanderol dengan harga yang berkisar dari Rp. 300 ribuan hingga mencapai Rp. 4 jutaan.

Baca Terus Guys ! . . .  11 Burung Unik yang Ada di Indonesia

Karena telah terkenal di kalangan pecinta burung, sehingga tidak dapat diragukan lagi keunggulannya, baik itu dari tampilan ataupun kemampuan berkicaunya. Jadi tidak perlu heran lagi, bila sebagian besar pemelihara salah satu burung endemik nusantara ini kerap mengasah keahliannya dalam berkicau agar kelak bisa diikutkan pada ajang perlombaan atau kontes.